Mau Beli Salep Jerawat Ke Apotek? Simak Terlebih Dahulu Info Berikut

  • Whatsapp

Mau-Beli-Salep-Jerawat-Ke-Apotek-Simak-Terlebih-Dahulu-Info-Berikut
Jerawat dapat amat mengganggu. Tidak sekedar mengganggu tampilan, jerawat kadangkala pula menyebabkan rasa sakit. Tenang dahulu. Memoleskan salep spesial mungkin saja jalan keluar paling baik bikin Anda biar muka bebas dari jerawat membandel. Nah dari demikian banyak salep jerawat yang berada pada bursa pasaran, mana yang paling ampuh?
Rujukan salep jerawat di apotek

Salep yaitu obat luar yang metode pakainya langsung di balurkan ke kulit. Salep jerawat ada yang dipasarkan bebas serta ada juga yang harus dibeli dengan menebus resep dokter. Obat-obatan spesifik harus diikuti dengan resep dokter buat ditata metode pakainya, sebab rata-rata zat obatnya lebih kuat atau berdosis tambah tinggi

Read More

Menentukan salep jerawat pasti jadi rintangan. Karenanya salah menentukan salep dapat tak pas buat menyembuhkan style jerawat spesifik yang Anda punyai. Sesaat bila pilihan Anda pas, jerawat bisa tertangani dalam sekejap serta minim dampaknya. Nah, salep jerawat seperti apa yang paling baik?

1. Salep benzoil peroksida

Salep jerawat yang memiliki kandungan benzoil peroksida bisa Anda dapatkan di apotek, tanpa atau dengan resep dokter. Salep benzoil peroksida dari resep dokter rata-rata punya kandungan dosis yang lebih kuat.

Benzoil peroksida kerja membunuh bakteri yang menimbulkan jerawat serta menghambat sel kulit mati buat menyumpal pori-pori. Benzoyl peroxide bisa pula kurangi produksi minyak di kulit serta mengawasi pori-pori terus terbuka.

Buat banyak orang, benzoil peroksida tenar ampuh serta efisien menyingkirkan jerawat skala mudah sampai sedang. Salep benzoil peroksida dapat dimanfaatkan sendiri, namun bisa pula diresepkan dengan obat-obatan penghilang jerawat lain, seperti clindamycin, eritromisin, serta adapalene.

Bila Anda gunakan salep yang dari dokter, jangan meningkatkan dosisnya lebih dari yang disasarkan. Ini jadi bisa bikin jerawat sulit sembuhnya, serta tingkatkan resiko dampaknya seperti kulit kering terkelupas.

Penyembuhan jerawat dengan benzoil peroksida rata-rata memerlukan waktu lebih kurang 8-10 minggu. Perlu diingat buat gunakan tabir surya setelah memoleskan salep ini, khususnya bila Anda akan ke luar rumah. Pemakaian benzoil peroksida tingkatkan sensitivitas kulit pada cahaya UV.

Pada minggu-minggu awal pemanfaatan, Anda kemungkinan merasakan banyak jerawat baru yang nampak. Tetapi, jangan sangat di khawatirkan. Ini yaitu reaksi yang normal, dikatakan purging. Seiring bersamanya waktu, bintil-bintil jerawat akan menyusut serta hilang keseluruhan. Walau demikian, bila selesai lebih dari 12 minggu jerawat tak segera pulih, lekas temukan dokter.

2. Salep retinoid

Salep jerawat retinoid punya kandungan vitamin A yang rata-rata dimanfaatkan buat menyembuhkan komedo (blackhead serta whitehead) serta jerawat skala mudah sampai sedang.

Retinoid kerja mengangkut sel kulit mati sekaligus juga merangsang perkembangan sel kulit baru, kurangi produksi minyak (sebum) di muka, serta buka pori-pori yang terhambat.

Retinoid terhitung obat jerawat yang harus ditebus dengan resep dokter. Ukuran dosis serta penggunaanya harus juga menuruti pedoman dari dokter.

Retinoid miliki beberapa turunan yaitu tretinoin, adapalene, serta tazarotene dengan dosis yang berlainan. Salep yang memiliki kandungan adapalene diklaim lebih efisien menyingkirkan jerawat dibandingkan tretinoin.

Tetapi, berikan tahu dokter dahulu bila Anda sekarang ini sedang gunakan skincare atau obat jerawat lain yang memiliki kandungan benzoyl peroxide. Tretinoin serta tazarotene tak bisa dimanfaatkan bersamaan dengan benzoil peroksida, namun adapalene dapat.

Salep retinoid bisa tingkatkan sensitivitas kulit pada paparan cahaya matahari, dengan dampaknya berwujud iritasi kulit kemerahan serta kulit terbakar matahari. Tetapi dibandingkan turunan retinoid yang lain, dampaknya adapalene termasuk lebih mudah sesaat tazarotene dapat lebih kritis.

Buat meminimalkan resiko terbakar matahari saat pemanfaatan retinoid, senantiasa berikan tabir surya setiap waktu akan pergi ke luar rumah. Gunakan pula kemeja yang membuat perlindungan kulit, seperti topi berpinggiran lebar serta kacamata hitam.

Jauhi cahaya matahari langsung dengan sering-sering berteduh disaat kondisi mewajibkan Anda melakukan aktivitas di luar tempat.

3. Salep antibiotik

Salep antibiotik kerja membatasi perkembangan serta mematikan bakteri P. acnes yang memicu jerawat.

Terdapat beberapa ragam style salep antibiotik, namun yang seringkali diresepkan dokter buat menyembuhkan jerawat yaitu clindamycin serta erythromycin. Tetracycline bisa pula diresepkan, tapi jarang-jarang sebab dampaknya bisa memicu kulit jadi kuning.

Penyembuhan jerawat gunakan salep antibiotik akan kerja lebih baik bila digabungkan dengan obat jerawat lain. Karenanya antibiotik topikal kerja lebih lamban buat menyembuhkan jerawat dibandingkan salep jerawat yang lain. Salep antibiotik dapat dimanfaatkan berbarengan dengan, benzoil peroksida, cream retinoid, spironolactone, atau pil kontrasepsi (pil KB).

Salep antibiotik seringkali digabungkan dengan benzoil perosida atau retinoid buat menyembuhkan jerawat. Tetapi buat perkara spesifik, khususnya bila jerawat Anda dikarenakan oleh masalah hormon, karena itu spironolactone atau pil KB bisa diresepkan bersama dengan salep antibiotik.

Penyembuhan jerawat dengan antibiotik topikal rata-rata cuma berjalan 6-8 minggu. Hentikan pemanfaatan bila telah waktunya buat menghambat resiko bakteri jadi resisten pada antibiotik.

Cermati pula resiko dampaknya dari pemanfaatan salep antibiotik yang berwujud iritasi kulit, seperti kulitr kemerahan serta panas seperti terbakar, serta terkelupas. Minimalisir resiko ini saat pemanfaatan salep dengan memoleskan tabir surya setiap waktu akan ke luar rumah.

4. Asam salisilat

Salep jerawat yang lain yaitu asam salisilat. Asam salisilat menolong meluruhkan beberapa sel kulit mati dari folikel kulit, sampai-sampai mengawasi pori-pori terus bersih serta kurangi reaksi peradangan. Asam salisilat pula efisien buat menyingkirkan komedo, kurangi minyak di wajah, serta pembengkakan gara-gara jerawat.

Anda dapat beli salep jerawat yang memiliki kandungan asam salisilat dengan rata-rata dosis di mulai dari 0,5% sampai 2% di apotek tidak dengan resep dokter. Tetapi, buat perkara jerawat yang lebih kritis, Anda memerlukan resep dokter.

Salep asam salisilat jarang-jarang menyebabkan dampaknya yang mencemaskan. Tetapi, bila Anda alami dampaknya dibawah berikut ini selesai gunakan asam salisilat, semestinya datangi dokter:

  • Kulit kering
  • Kulit mengelupas
  • Kulit berasa panas seperti terbakar
  • Iritasi kemerahan, gatal

Berikan salep cuma pada pada wilayah yang berjerawat sama dengan himbauan dokter.

5. Salep asam hidroksi alfa (AHA)

Salep jerawat yang paling akhir dalam daftar ini yaitu asam hidroksi alfa atau Alpha-hydroxy acids (AHA). AHA kerja menyembuhkan jerawat dengan buka pori-pori yang terhambat oleh paduan sel kulit mati, minyak (sebum), serta bakteri. AHA pula sesudah itu bisa menolong memperkecil pori-pori biar kulit tak lagi gampang berjerawat yang akan datang.

Senyawa AHA tersebut sebenarnya terdiri jadi tujuh turunan, ialah:

  • Citric acid
  • Glycolic acid
  • Hydroxycaproic acid
  • Hydroxycaprylic acid
  • Lactic acid
  • Malic acid
  • Tartaric acid

Dari ke-7 style AHA di atas, glycolic acid serta lactic acid yaitu kandungan yang paling menjanjikan buat menyembuhkan jerawat serta lebih sedikit memicu iritasi dibandingkan AHA yang lain.

Menurut Mayo Clinic seperti ditulis dari situs Healthline, resiko obat rata-rata memerlukan waktu lebih kurang 2-3 bulan hingga tampak hasil paling maksimumnya. Pemanfaatan salep jerawat yang memiliki kandungan AHA harus berkesinambungan. Dikarenakan bila tak, proses penyembuhan dapat semakin lebih lama.

6. Asam azelat

Pembawaan antimikroba serta antiradang dari salep asam azelat diadukan efisien buat menyembuhkan jerawat sekaligus juga mencegahnya ada kembali. Salep asam azelat bermanfaat juga buat bersihkan pori-pori, meminimalkan resiko terbentuknya cedera sisa jerawat, serta menyamarkan noda sisa jerawat.

Tetapi, salep ini sebenarnya jarang-jarang jadi rujukan pertama dokter kulit sebab metode kerja asam azaleat condong cukup lama buat menyingkirkan jerawat. Rata-rata buat percepat resiko salep ini, dokter akan meresepkannya dengan obat jerawat lainnya. Turuti dosis serta panduan yang diberi dokter Anda waktu gunakan obat ini.

Salep asam azelat bisa memicu beberapa dampaknya seperti kulit terbakar, kering, serta mengelupas. Dampaknya lain yang jarang ada yaitu iritasi, pembekakan, kesemutan, demam, serta susah bernapas. Lekas tanyakan ke dokter bila Anda alami beberapa gejala gak biasa saat serta selesai gunakan salep ini.
Amankah salep jerawat dimanfaatkan oleh wanita hamil serta menyusui?

Penyembuhan jerawat buat wanita hamil tidak serupa sebab banyak obat-obatan yang terdapat resiko pada kandungan, atau belum ditest benar apa aman ataukah tidak buat wanita hamil. Pada semua yang telah dikatakan di atas, salep jerawat AHA diyakinkan bisa dimanfaatkan pada wanita hamil.

Tetapi sebelum beli salep jerawat di apotek, semestinya terus konsultasi lebih dahulu dengan dokter.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *